RSS

Letter for Someone that have same birth date...



Bumi memang dihuni oleh bejibun makhluk, entah itu makhluk hidup atau makhluk halus, hihihii. dan tidak heran jika ada beberapa anak manusia yang lahir pada tanggal yang sama dengan bulan yang sama, serta tahun yang sama atau berbeda, dan bahkan di waktu hari yang sama (pagi, siang, malam, atau subuh). Memang hal itu sudah lazim, karena sesungguhnya yang mengatur kapan dan dimana penciptaan manusia berlangsung hanya sang Rabbi yang tahu.

Rasanya nano-nano saat tahu ada orang lain yang tanggal lahirnya di bumi itu sama. Ada rasa yang menyingkup segala rasa. Dan mungkin “senang”. Biar kuberi tahu, ada salah satu mantan presiden Cina yang bernama Tzao Lee yang mempunyai tanggal kelahiran yang sama with us. Fakta itu ku dapatkan sejak masih ingusan, sejak duduk di kelas 5 SD dulu. Sumbernya dari salah satu buku favoritku, buku yang judulya “Buku Pintar”. Hmm, serasa ikut-ikutan hebat juga, jhahahaa. :D

Did you know that I ever written u in my letter before,, I find u on previous.
Tahukah kamu, aku pernah menulismu dalam sajak lalu. Untuk orang yang tanggal lahir masehinya sama denganku. Yah, kamu! Orang yang juga mendapatkan ucapan yang sama tiap tahunnnya. Aku menulismu dengan rapi, saat ituu.
Sepertinya memang menyenangkan jika memberi dan menerima. Memberi ucapan pada kamu, dan menerima beribu ucapan dari orang lain pada saat yang sama.

*o**h, saya percaya ….

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

PEKAN-PEKAN UNTUK PRAKTEK (EPISODE 1 : TES VOKAL, MEMPERKENALKAN DIRI )


                                                                                  sumber: Bahasa Jepang Online

Ok, Oke kita lakukan tes vokal seolah-olah anda sedang berbincang dengan orang Jepang, lakukan tes vokal seolah-olah di depan anda ada orang Jepang. Harap melakukannya di tempat yang sepi dan dengan suara yang tak terlalu keras, biar anda tidak dianggap yang enggak-enggak sama orang lain.

Pada latihan vokal ini, anda dianjurkan berdiri di depan cermin, bayangkan bahwa bayangan anda di cermin itu adalah orang Jepang yang harus anda temui dan anda harus memperkenalkan diri anda kepadanya, beri nama bayangan anda dengan nama Jepang, misal Kenta.
Intinya anda ngomong sendiri, bertanya sendiri dan dijawab sendiri.

Langkah-langkah

1. Lakukanlah ojigi ( salam khas Jepang ) dengan cara menunduk khas Jepang.

*Catatan : tidak usah menunduk terlalu dalam, cukup anggukan kepala saja.

Bisa juga ucapkan salam “ ohayou gozaimasu, Konnichiwa, dan Konbanwa”

2. Perkenalkan diri anda

a. Katakan : Hajimemashite /
ăŻă˜ă‚ăŸă—ăŠ : Perkenalkan.
Dalam arti bahasa / lepas : berarti mulailah, namun arti yang benar adalah Perkenalkan.

b. Sebutkan nama anda dengan kalimat :

“Watashi wa <<<<Nama Anda >>>>> desu /
わたし は 。。。。です
Artinya : Saya adalah ....................
Banyak sensei yang mengajarkan bahwa memperkenalkan nama harus dengan kalimat :

“Watashi no namae wa <<<<<nama anda >>>>>>>>desu”
Menurut saya tidak perlu menggunakan itu, cukup Watashi wa .............. desu
Misal :

Watashi wa Budi desu /
わたし は ブヂ です

-----------> Ingat ketika memperkenalkan nama sendiri jangan diberi embel-embel san, kun, atau chan, itu tidak sopan. Embel-embel itu hanya diperuntukkan ketika kita menyebut nama orang lain.

Desu : digunakan agar kalimat yang kita ucapkan itu menjadi sopan. Dibaca Des...

c. Lalu katakan asal anda dengan kalimat

Watashi wa Indoneshia kara kimashita /
わたし は ă‚€ăƒłăƒ‰ăƒă‚·ă‚ą から ăăŸă—ăŸ

Arti lepas sesuai dengan susunan kalimat adalah “ Saya adalah Indonesia dari datang”

Arti benar : Saya datang dari Indonesia.

3. Bayangkan seolah-olah bayangan di depan cermin yang kamu anggap orang Jepang itu sedang memperkenalkan diri juga. Ucapkan kalimat-kalimat di bawah ini:

a. Watashi wa Kenta desu /
わたし は けんた です : Saya Kenta

Kyoto kara kimashita /
きょべ から ăăŸă—ăŸ : Dari Kyoto

b. Bayangkan juga si bayangan bertanya kepada anda, secara otomatis anda juga mengucapkan kalimat di bawah ini

Budi san wa gakusei desu ka ? /
ブヂ さん は がくせい です か?

Arti lepas sesuai dengan pola kalimat adalah : Budi adalah siswa kah?

Arti benar : Budi seorang siswa ?

Gakusei/
がくせい : pelajar, siswa

c. Kemudian jawablah seolah-olah anda adalah siswa pertukaran dari Indonesia.

Hai, watashi wa ryugakusei desu /
はい、わたし は りゅがくせい です

Artinya : Ya, saya seorang siswa pertukaran

Ryugakusei /
りゅがくせい : Siswa asing / pertukaran.

d. Bayangkan juga si bayangan bertanya sekolahnya dimana

Budi san no gakkou wa doko desuka /
ブヂ さん た がっこう は どこ ですか?

Arti lepas : Budi sekolah adalah mana kah ?

Arti benar : Sekolah Budi dimana?

Jawablah dengan kalimat di bawah ini

Watashi no gakkou wa Kanamizu Koutougakkou desu /
わたし た がっこう は かăȘみず こうべうがっこう です

Artinya : Sekolah saya di SMA Kanamizu

Koutougakkou /
こうべうがっこう : SMA

Chuugakkou /
ちゅうがっこう : SMP

Shougakkou /
しょうがっこう : SD

Daigaku /
だいがく : Perguruan tinggi / Universitas

Pentingnya anda melakukan tes vokal di depan cermin

1. Mempersiapkan vokal, karena banyak orang bisa berbahasa asing, namun hanya bahasa tulis, sedangkan lisannya / vokalnya justru kurang menguasai.

2. Mempersiapkan mental, ketika suatu hari kita bertemu orang Jepang beneran.

Tips meningkatkan kemampuan bahasa Jepang.

1. Add / tambahkan, akun Facebook orang Jepang sebagai teman.

2. Komentarlah di statusnya dengan bahasa Jepang, tulis pakai latin juga enggak apa-apa.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Walau Sebentar Saja ...



Berbalik ke arah tempat yang akan dituju nanti, kadang selalu menjadi euphoria
Melalui sinyal-sinyal fana itu, kau berbisik lembut
Menyisakan penyesalan labil

Dia, menghampiri dalam suatu kisah
Kisah yag slalu kunantikan,
Walau tak nyata namun serasa amat nyata

Dia, bagai cahaya…
Sungguh indah!
Indah, indah, dan indah…

“Bahagia ituu seperti Menitikkan air mata yang sebenarnya dalam kerinduan”

Tak mungkin kembali, maka biarkan bersua di alam mana saja
Tak ingin terperanjak dari lelap damai saat itu
Seribu sayang, tak seperti yang kuharapkan.

Dari itu, tolong rutinlah untuk singgah di lelapku…
Walau sebentar saja … ;) 



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

You can count on me 'cause I can count on you

If you ever find yourself stuck in the middle of the sea
I'll sail the world to find you
If you ever find yourself lost in the dark and you can't see
I'll be the light to guide you
Find out what we're made of when we are called to help our friends in need

You can count on me like 1, 2, 3
I'll be there
And I know when I need it
I can count on you like 4, 3, 2
And you'll be there'cause that's what friends are supposed to do

If you're tossin' and you're turn in and you just can't fall asleep
I'll sing a song beside you and if you ever forget how much you really mean to me
Every day I will remind you
Find out what we're made of
When we are called to help our friends in need

You'll always have my shoulder when you cry
I'll never let go
Never say goodbye
'cause that's what friends are supposed to do oh
You can count on me 'cause I can count on you



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Notes at the end of the year


Tak ada maksud lain dalam mengurai tulisan ini hanya sekadar coretan kilasan kisah, coretan motivasi, dan coretan gapaian baru. Detik ini, kurang lebih 336 hari terlewati sudah. Tersadar, belum ada capaian yang “amazing”  teraih hingga di penghujung tahun ini. Karena ternyata kegagalan masih akrab menyapa- ya, gagal. Banyak hal yang telah terlalui, sungguh. Pengalaman yang selalu senantiasa menjadi terapi batin yang selalu berujung dengan pahit. Ku tak lebih baik dari yang telah lalu! namun akan sangat menyakitkan jika hasrat untuk berubahpun tak ada. Memang, Keinginan selalu ada, selalu ada. Namun, tak ada hasil.

Terima kasih yang tak pernah usai untuk Allah-ku yang masih memberi kesempatan bersua dengan kehidupan yang kadang ambigu, kehidupan yang banyak orang menganggapnya keras. Isyaratnya lewat jantung yang selalu berdebar datar, namun kadang  bernada berima karena sesuatu hal. Ku bersyukur masih bisa terperanjak dari mati semu, menikmati embun subuh yang menitikan sejuk di ruang-ruang buram, serta berjumpa dengan mentari dan hujan yang silih berganti. Terima kasih juga untuk orang-orang yang telah berbagi sepenggal kisah, kisah yang baik atau buruk, kisah yang singkat atau lama, atau kisah yang terkenang dan tak mungkin kan kembali. Namun, Ada satu  yang belum tampak, kisah yang tenang dalam penantian, dan tentu masih menjadi rahasia yang mungkin kan abadi sampai saatnya tiba....

Hello to my self!! Still ok?
“Promise that you will be better than the past. Reach your future! Sure that your Allah always beside of you, even wherever you are.. Make it peace with love and happiness”. Aameen~

Gencarkan diri untuk lebih dekat dengan-Nya, berbuat baik ke sesama, lebih semangat, lebih giat, lebih sabar, lebih berbahagia, dan blaa blaa blaaa.. yang penting semua yang baik-baiklah. Intinya, harus lebih baik... Ku kan temui diri yang lebih baik dan minim penyesalan,, inshaAllah.





  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

-Hachiko Monogatari-

 Ini nih the best story dari negeri kawakan jepang yang sampai saat ini masih jadi cerita no.1 yang tak pernah bosan tuk d review.. check it out :)

Cerita tentang Hachiko adalah sebuah kisah nyata dari jepang yang terjadi pada tahun 1924. Hachiko, anjing ras Akita, oleh tuannya Ueno Hidesa-buro dibawa pindah ke Tokyo. Ueno adalah profesor jurusan ilmu pertanian di Universitas Tokyo. Setiap pagi Hachiko selalu berada di depan pintu rumah mengantar keberangkatan Ueno ke kantor, dan senja harinya ia berlari ke Stasiun KA Shibuya menyambut kedatangan tuannya dari kantor. Kebahagiaan dan kebersamaan mereka terus berlangsung hingga 1925.

Pada suatu malam, Ueno ternyata tidak pulang seperti biasanya, ia mendadak terserangstroke di universitas dan tidak tertolong lagi. Sejak itu ia tak pernah kembali ke stasiun kereta api di mana temannya si Hachiko tetap setia menunggu. Sepeninggal Ueno Hidesaburo, Hachiko dipelihara oleh Kobayashi Kikusaburo, namun Hachiko seringkali melarikan diri dari rumah Kobayashi dan secara rutin kembali ke tempat tinggalnya yang lama. Hachiko tidak mengetahui kalau tuannya telah meninggal. Setelah berkali-kali kecewa, ia mulai menyadari tuannya sudah tak tinggal di rumah lama itu lagi. Maka ia berlari ke Stasiun Shibuya, karena teringat dahulu selalu menjemput tuannya pulang dari kantor di tempat itu. Setiap hari, ia berdiam menanti kedatangan Ueno Hidesaburo, akan tetapi setiap hari ia selalu pulang dengan kecewa, tak menemukan tuannya diantara kerumunan penumpang.

Hal itu berlangsung selama 10 tahun. Hachiko selalu muncul tepat waktu di stasiun setiap senja dan menanti KA merapat di peron. Suatu ketika, seorang murid Ueno Hidesaburo menemukan Hachiko di stasiun itu dan mengikutinya kembali ke rumah Kobayashi. Dari cerita Kobayashi ia mengetahui kisah Hachiko. Tak lama kemudian, murid itu mempublikasikan artikel tentang anjing ras dari Kabupaten Akita dan di dalam laporan itu tercakup kisah tentang Hachiko. Pada 1932, artikel tersebut dimuat di sebuah surat kabar terbesar di Tokyo, maka seketika Hachiko mencuri perhatian seluruh masyarakat Jepang. Kesetiaan terhadap tuannya telah mengharukan rakyat Jepang. Para guru dan wali murid menjadikan Hachiko sebagai contoh kesetiaan terhadap keluarga dalam mendidik anak, ia telah mengajarkan kepada masyarakat mengenai cinta dan kesetiaan tulus yang pantang menyerah. Mereka menyebutnya “Anjing setia”.

Pada April 1934, warga setempat mendirikan patung tembaga Hachiko di depan Stasiun Shibuya. Hachiko sendiri juga menghadiri acara pembukaan patung tersebut. Di kemudian hari, pintu masuk stasiun yang ada di dekat patung tembaga tersebut dinamakan “Pintu masuk Hachiko”. Hingga akhirnya, pada tanggal 8 Maret 1935 tubuh Hachiko ditemukan membujur kaku di pinggir jalan statsiun Shibuya. Ya, ia sudah tua. Hingga kini, di depan stasiun Shibuya terdapat sebuah patung Hachiko yang terbuat dari perunggu.







  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Selamat Tinggal Rasa

Kuingat dulu, dilembaran buku agendaku terdapat suatu tulisan istimewa
Ya, tulisan yang berjudul Sang Jawara Sinar itu adalah tulisan istimewa tentangmu
Hanya beberapa bait namun mengisyaratkan sejuta rasa dan mimpi
Itu adalah saat pertama kumenulis untuk seseorang

Biar kuberi tahu, mungkin dulu agak sedikit bodoh atau autis
Rasa itu tak pernah sama sekali tertunjukkan padamu
Hanya dengan diam atau ketidakpedulian yang ada
Sehingga, ???

Kini, di saat rasa itu mulai tertampakkan
Ternyata, rasa yang sedari dulu hadir
Harus di redam kuat-kuat, kubur menjadi fosil
Dan tentu saja jangan pernah biarkan hadir kembali

Ini yang kusebut sebagai rasa vektor positif,
Yang masing-masing pangkal tak kunjung bertemu
Pangkal vektor itu kutafsirkan sebagai rasa
Rasa yang tak kunjung bertemu karena waktu hadirnya yang tak bersamaan

Jubah rasaku harus pergi
Ku sihir dan kulenyapkan menjad abu
This is time to return my true self
Say good bye for love, bye!


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Episode 2 Brassica rapa^^


Kembali dibuat terharu oleh mereka. Ya, mereka adik-adikkku yang sudah kulantik menjadi penghuni baru dan permanen di hatiku,,, co cuuiittt...hahah

Kali ini berhubungan dengan moment 2 november. Meskipun sudah beberapa hari telah berlalu, mereka tetap saja memberikan something special. Walaupun sebenarnya ucapan do’a sudah cukup.

Cerita ini diawali tepat tanggal 2 November yaitu di Malino, tempat Mubes berlangsung. Malam itu mereka menelfon... seperti biasa, mereka sharing tentang apa yang sedang mereka kerjakan. Dan pada malam itu mereka mengaku sedang mengerjakan tugas seni budaya... belakangan ku ketahui ternyata bukan tugas seni budaya yang mereka kerjakan. Namun, sesuatu yang lain.

Berlanjut ke hari senin tanggal 4 November, mereka datang ke Rumah Nalar membawa birthday cake, kelihatan cantik dan tentu saja enak. Dibawanya pula suatu bingkisan besar  yang ternyata bingkisan itu adalah kado. Ternyata bingkisan itu adalah apa yang mereka kerjakan saat menelfon, yang sebelumnya mengaku mengerjakan tugas seni budaya. Cepcepcep.. Sedikit kaget, senang, dan bingung saat membuka dan melihat bingkisan itu. Bagaimana tidak, bingkisan itu ternyata berisi bingkai besar yang terpampang foto-foto yang sdikit kacau... kukatakan kacau karna yang terpampang adalah foto-foto jaman dulu, alay dan labill. Dalam bingkai itu tertempel foto-fotoku tentunya, foto-foto mereka, si N dan si R, dan foto si kakak. Bingung juga sih, kenapa ada dia muncul, hahahha.

Kini, bingkai foto itu terpajang rapi di kamarku, terpajang tepat didinding depan meja belajarku. Jadi, setiap belajar selalu ingat mereka. Walau hanya dengan lirikan, selalu kuberi senyum pada bingkai foto itu. Namun kadang sedikit mengalihkan perhatian dan mengganggu konsentrasiku dalam belajar... hahahah

Intinya, terima kasih sebanyak-banyaknya untuk Allah-ku... yang masih memberikan desah nafas dan degupan jantung sampai saat ini, untuk keluargaku yang selalu menyempatkan menelfon mengucapkan kata selamat ulang tahun namun ujung-ujungnya mengucap seribu kata wejangan panjang kali lebar -_-, tapi tak apalah, kujadikan itu sebagai spirit dalam menghadapi semuanya. (kadonya masih kutunggu, hahaha), untuk teman-temanku tanpa terkecuali yang memberikan sepatah kata do’a,  terima kasih. Semoga Allah mendengar do’a kalian, (termasuk do’a yang ke jepang), hahahha. Aamiin. Untuk seseorang yang pertama mengucapkan kata selamat lewat FB, SMS, atau Twitter, terima kasih, ^_^. Dan yang terakhir buat mereka yang special... ya, Adik-adikku. Terima kasih buanyak, terima kasih atas telah bertemunya kita, kalian yang membuatku menulis, memberi warna lain di satu sisi hidupku. Gomawo, doomo arigatou.
Entah dengan alasan apapun itu, semoga kita masih bertemu... tak sabar menunggu moment special kalian tahun depan... Insya Allah di moment itu kita masih dalam lingkup yang sama, lingkup yang sama karena ikatan batin yang kuat.

Salam Brassica rapa lagi ^_^


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

-Coretan Kenangan-


Kutulis ini ketika langkahku tak bisa menggapai mereka.
Suatu kebahagiaan tersendiri mengenal mereka..  Adik-adik yang belum lama ini kukenal karna Allah, dan kakak yang baik hatinya^^. Cukup singkat, namun sungguh sangat berkesan. Masih teringat waktu pertama berjumpa dengan mereka, dengan ekspresi yang agak sulit ditafsirkan. Hahaha., apalagi saat pengerjaan proyek besar (kataku), yang diwarnai dengan berbagai kelakuan asam  manis, membuat memori di hipotalamusku bertambah.

Disela-sela waktu pengerjaan “proyek” itu, terekam segala hal yang melukiskan sikap mereka yang sdikit kocak, aneh, tapii cukup untuk meregangkan otot dan maxila-mandibulaku. Banyak kesamaan yang terjadi, mulai dari si N yang suka bahasa jepang, dan si R yang suka main si alat musik klasik, biola. Mereka juga suka dengan oppa-oppa korea yang kece, trutama si min hoo personil boyband shinee. Bahkan, duet maut mereka menyanyikan lagu han ji en full house, dan dance-dance mereka yang kurekam lewat video hpku, sering menjadi penghibur manis, hihihii.

Usaha dan do’a memang selalu menjadi jawaban dari harapan. Harapan yang tak Cuma datang dari mereka, tapi dari orang-orang yang mendukungnya. Bangga dengan hasil yang mereka peroleh, waaalaaupun ku tak sempat menghadiri moment krusial mereka. Namun, disini, kubisa merasakan atmosfer yang sama.

Betul kata mereka, “jangan benci perpisahan.. karna itu berarti kita membenci pertemuan”. Namun, perpisahan selalu menjadi antigen kataku, sungguh benci!

Request untuk allah, “Semoga, suara-suara mereka masih akan terdengar.. dance gilanya masih bisa kuliat, karna radar batin yang kuat diantara kami” hahah. Salam Brassica rapa ^_^


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Blogger templates

Blogger news

Powered by Blogger.